KEBUDAYAAN YANG KIAN TERJADI DALAM MASYARAKAT INDONESIA


Masyarakat merupakan sekumpulan individu yang membentuk sistem sosial tertentu dan secara bersama-sama memiliki tujuan bersama yang hendak dicapai, dan hidup dalam satu wilayah tertentu (dengan batas daerah tertentu) serta memiliki pemerintahan untuk mengatur tujuan-tujuan kelompoknya atau individu dalam organisasinya.

Dalam masyarakat itu kemudian semakin lama terbentuk suatu struktur yang jelas yaitu terbentuknya kebiasaan-kebiasaan, cara (usage), nilai/norma dan adat istiadat. Struktur sosial yang terbentuk ini kemudian lama kelamaan menyebabkan adanya spesialisasi dalam masyarakat yang mengarah terciptanya status sosial yang berbeda antar individu.

Di dalam masyarakat itu sendiri memiliki kebudayan yang secara khas ada dan kian menyerap dikalangan muda, contohnya Budaya Batik.

Unesco telah menetapkan batik menjadi warisan budaya tak benda bagi kemanusiaan pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu, membuat kita sebagai kaula muda semakin semangat untuk melestarikannya. Kreativitas pembatik dalam menciptakan pola, desain dan fungsi batik telah mampu bersaing dalam pasar nasional maupun global.

Batik adalah ekspresi budaya yang memiliki makna simbolis yang unik dan nilai estetika yang tinggi bagi masyarakat Indonesia.

Dengan adanya identitas dan jati diri yang melekat pada bangsa Indonesia, kita akan semakin percaya diri untuk berdiri tegak diantara bangsa-bangsa lain di dunia.

Keunikan yang indah itu merupakan salah satu pembentuk karakter bangsa Indonesia yang membedakan kita dengan bangsa lain sehingga dapat menjadi identitas dan jati diri bangsa.

Batik juga memegang peran yang penting dalam perekonomian Indonesia sebagai salah satu penopang kekuatan ekonomi rakyat.

Industri batik telah menyerap tenaga kerja yang sangat besar, dari proses pembuatannya hingga pemasarannya. Bahkan di era globalisasi sekarang ini, di dalam negeri batik memiliki pangsa pasar yang besar.

Semua potensi dan bakat dalam bidang batik juga harus didukung dengan pengembangan kapasitas di setiap mata rantai pembuatan batik.  Kita juga perlu memperhatikan aspek lain seperti regenerasi pembatik, pembuat cap dan canting, memfasilitasi perlindungan kepada hak kekayaan intelektual, mendukung pengembangan desain dan kualitas menejemen limbah.

Untuk itu kita harus mensupport Batik sebagai Budaya khas Indonesia yang sangat melekat dengan diri Bangsa.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s